Dari Evaluasi Menuju Pembaruan: Rama Wito Ajak Tim Pelayanan Nyawiji Membangun Gereja
Sukoharjo - Semangat pembaruan pastoral kembali diteguhkan dalam Rapat Pleno Dewan Pastoral Paroki Hati Kudus Yesus Sukoharjo yang diselenggarakan pada Jumat, 28/8/2026 pukul 19.00 WIB di Aula Marganingsih. Pertemuan tersebut dihadiri para Ketua Bidang bersama Koordinator Tim Pelayanan sebagai ruang refleksi, evaluasi, dan peneguhan arah pelayanan Gereja.

Dalam pleno tersebut, Pastor Paroki Rama Yustinus Slamet Witokaryono, Pr. menegaskan bahwa keberhasilan sebuah program tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan, melainkan dari kualitas pelayanan yang sungguh dirasakan umat.
“Apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh tim pelayanan atas capaian program semester pertama. Namun pertanyaan yang harus terus kita renungkan adalah: apakah program yang terlaksana itu sungguh berkualitas, dan apakah setiap pelayan memahami tugas serta tanggung jawab pelayanannya?”

Rama Wito mengajak seluruh pengurus untuk membangun budaya pelayanan yang berakar pada tiga nilai utama, yakni Nyawiji,Berbenah dan Welas Asih. Ketiga nilai tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan pelayanan yang semakin solutif, bersatu, dan berpusat pada Kristus.
Salah satu agenda utama rapat pleno ialah penyampaian hasil Survei Monitoring dan Evaluasi (Monev) Januari–Juni 2026 oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Survei yang melibatkan 30 tim pelayanan menunjukkan bahwa 29 dari 30 responden berhasil menjalankan program sesuai rencana maupun dengan penyesuaian, dengan mayoritas pelaksanaan memperoleh penilaian baik hingga sangat baik.
Meski demikian, Litbang mengungkap tiga persoalan yang terus muncul dan saling berkaitan, yaitu benturan jadwal, rendahnya partisipasi peserta, serta koordinasi lintas tim yang belum optimal. Ketiganya dinilai bukan sekadar kendala teknis, melainkan rantai persoalan yang bermula dari lemahnya perencanaan dan komunikasi.

Berdasarkan temuan tersebut, Litbang merekomendasikan lima langkah strategis: menyusun kalender pelayanan terpadu, mengadakan forum koordinasi rutin, memperkuat sosialisasi berlapis, memperbaiki pendataan umat, serta menyiapkan regenerasi sumber daya manusia demi keberlanjutan pelayanan.
Rapat pleno menjadi momentum bersama untuk menyatukan langkah seluruh bidang pelayanan. Dengan semangat Nyawiji, Paroki Hati Kudus Yesus Sukoharjo berharap setiap program pastoral tidak hanya terlaksana dengan baik, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas, terkoordinasi, dan mampu menjawab kebutuhan umat secara nyata.